Polres Kediri Kota Ungkap Perdagangan Hewan Satwa Dilindungi

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on pocket
Share on whatsapp

Berbekal informasi dari masyarakat, Satuan Reskrim Polres Kediri Kota, Kamis (13/07/2017), mengungkap perdagangan hewan Satwa yang dilindungi.

Hasilnya, 7 ekor kukang berhasil diamankan dari rumah Muslimin (45) warga Kelurahan Campurejo Gang IV, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Keterangan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Ridwan Sahara, dari terungkapnya perdagangan hewan satwa yang dilindungi itu, pihaknya masih melakukan pengembangan.

” Kami masih memburu seseorang diwilayah Ngringging, Kecamatan Grogol, yang diduga sebagai pemilik hewan satwa dilindungi jenis kukang ini” ungkapnya, saat dilokasi, Kamis (13/07/2017).

Menurutnya, dari hasil penyidikan sementara, hewan satwa dilindungi tersebut, pola penjualanya secara on line. Tentang jumlah yang sudah dijual, pihaknya belum bisa menjabarkan.

” Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pemilik maupun pedagang yang memperjual belikan hewan satwa dilindungi, akan dikenakkan sesuai prosedur hukum yang berlaku.Untuk nasib hewan Satwa, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait ” tutupnya.

Terpisah, pengakuan Muslimin, bahwa dirinya hanya dititipi saja oleh seseorang bernama Gogon, asal Gringging, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

” Saya hanya dititipi saja dan tidak tahu menahu kalau hewan kukang ini dilindungi Negara, hingga tidak boleh dipelihara sembarangan ” akunya.(bud)


Sumber berita : korantransparansi.com

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on pocket
Share on whatsapp

Tanya Kukangku

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman kepunahan akibat perburuan, perdagangan dan pemeliharaan.

CLOSE

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

CLOSE

LAPOR

CLOSE

Share to care :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on tumblr
Share on pocket
Share on pinterest
Share on email
Share on delicious
Share on telegram
Share on whatsapp

Lebih dari 150 individu kukang korban perburuan,  perdagangan dan eksploitasi pemelihara dirawat di Pusat Rehabilitasi  YIARI.

30% di antara mereka bernasib buruk sehingga tidak bisa kembali ke habitat alaminya. Sisa hidup mereka bergantung kepada perawatan yang diberikan pusat rehabilitasi agar sesuai dengan kesejahteraan satwa.

BANTU KUKANG INDONESIA

Donasi yang terkumpul akan membantu  konservasi kukang meliputi upaya penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan perlindungan habitat.

CLOSE

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on pocket
Share on telegram

LAPOR

Pengembalian dan penyerahan sukarela kukang ke pusat rehabilitasi

Bantu kami untuk mendata lokasi sebaran habitat alami kukang

Lapor kejahatan perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan kukang