Polda Sumsel Berhasil Gagalkan Perdagangan Kukang di Pasar 16 Ilir Palembang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on pocket
Share on whatsapp

Sebanyak delapan individu kukang diselamatkan oleh Tim unit I Subdit IV Tipidter Polda Sumsel dari penjual hewan dilindungi di Pasar Ilir 16 Palembang, Selasa (23/4/2019).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi membenarkan bila ada penangkapan pelaku dan pengamanan delapan Kukang yang akan dijual secara ilegal di Pasar 16 Ilir Palembang.

“Barang bukti dan pelaku sudah di bawa ke Polda Sumsel untuk diperiksa. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan, nanti setelah diperiksa akan langsung dirilis,” ungkapnya.

Ke delapan kukang selanjutnya akan ditangani oleh BKSDA Sumsel untuk dicek kesehatannya dan dibawa ke pusat rehabilitasi terdekat. Jika memungkinkan, kukang bisa dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Tergiur Keuntungan

Menurut pengakuannya, pelaku SI baru pertama kali memperdagangkan kukang.

“Selama ini saya hanya menjual jangkrik di Pasar Burung, kalau menjual Hewan Kukang baru kali inilah, itupun baru satu hari saya menjualnya dan langsung ditangkap polisi,” katanya.

Diungkapkan tersangka, dirinya mendapatkan delapan ekor Hewan Kukang dengan cara membelinya dari seseorang yang tidak dikenalnya.

“Orang itu datang saat saya sedang berjualan jangkrik di Pasar Burung, kemudian orang tersebut menawarkan agar saya membeli Hewan Kukang yang dibawa olehnya, hingga saya membelinya seharga Rp 100 ribu perekornya. Dan rencanannya Hewan Kukang tersebut mau saya jual kembali dengan harga Rp 150 ribu perekornya,” jelasnya.

Lanjut tersangka, sejak awal ia sudah mengetahui kalau kukang merupakan satwa dilindungi, namun dirinya tetap nekad membeli lalu menjualkan kembali hewan tersebut lantaran tergiur akan keuntungan jika kukang itu laku terjual.

Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 40 Ayat (2) JO Pasal 21 Ayat (2) Huruf A UU RI No. 5 tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.


Sumber berita: sumsel.tribunnews.com, koransn.com

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on pocket
Share on whatsapp

Tanya Kukangku

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman kepunahan akibat perburuan, perdagangan dan pemeliharaan.

CLOSE

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

CLOSE

LAPOR

CLOSE

Share to care :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on tumblr
Share on pocket
Share on pinterest
Share on email
Share on delicious
Share on telegram
Share on whatsapp

Lebih dari 150 individu kukang korban perburuan,  perdagangan dan eksploitasi pemelihara dirawat di Pusat Rehabilitasi  YIARI.

30% di antara mereka bernasib buruk sehingga tidak bisa kembali ke habitat alaminya. Sisa hidup mereka bergantung kepada perawatan yang diberikan pusat rehabilitasi agar sesuai dengan kesejahteraan satwa.

BANTU KUKANG INDONESIA

Donasi yang terkumpul akan membantu  konservasi kukang meliputi upaya penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan perlindungan habitat.

CLOSE

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on pocket
Share on telegram

LAPOR

Pengembalian dan penyerahan sukarela kukang ke pusat rehabilitasi

Bantu kami untuk mendata lokasi sebaran habitat alami kukang

Lapor kejahatan perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan kukang