Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Kesempatan Kedua Bagi 31 Individu Kukang

  • Kukangku
  • 2 May 2019

31 individu kukang jawa akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk bisa kembali pulang ke habitatnya. Pelepasliaran di awal bulan April ini akan dilakukan di dua lokasi rilis sekaligus, yaitu Suaka Margasatwa Gunung Sawal, Ciamis dan juga Kawasan Hutan Konservasi Masigit – Kareumbi, Bandung.

Hampir kebanyakan kukang-kukang tersebut merupakan serahan dari masyarakat kepada BKSDA Jawa Barat yang kemudian dititiprawat di pusat rehabilitasi IAR Indonesia. Beberapa di antaranya ada yang mengalami cedera serius seperti Agung yang setelah dilakukan pengecekan di pusat rehabilitasi ternyata didapati 5 butir peluru senapan angin di dalam tubuhnya.

Ada juga Jabar, kukang yang diserahkan ke kantor BBKSDA Jawa Barat tersebut mengalami kebusukan pada tangan kanannya sehingga dokter terpaksa mengamputasi seluruh lengannya.

Belum lagi Hima, yang sebelumnya menjadi korban peliharaan dipaksa hidup dengan tali kekang di perutnya. Tali kekang yang mencekik perut Hima menyebabkan trauma fisik sehingga menyebabkan penyempitan organ perut.

Butuh satu tahun bahkan lebih untuk kukang-kukang tersebut kembali pulih dan mendapatkan kesempatan bersatu lagi dengan alam yang mendewasakan mereka.

Selamat kembali pulang teman, semoga kalian berbahagia dalam kebebasan.

#StopKekangKukang

  • Pelepasliaran Kukang
  • bksda jabar, kareumbi, masigit, Pelepasliaran, sm gunung sawal

Tulisan lainnya dari

Kukangku
Bagikan:
PrevPreviousPolda Sumsel Berhasil Gagalkan Perdagangan Kukang di Pasar 16 Ilir Palembang
Next15 Kukang Jawa Akhirnya Dilepasliarkan Di Gunung SawalNext

Artikel

Lainnya

Pos WMK Rancah Ciamis telah menerima penyerahan seekor kukang dari warga.

Masuk Lingkungan Sekolah, Warga Rancah Ciamis Serahkan Kukang Pos WMK

Terbongkar! Remaja 16 Tahun Terlibat Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Batang, Jawa Tengah

Kukang dan Lutung Diserahkan ke BKSDA Ciamis oleh Damkar Banjar

Warga Kebumen Jalani Sidang Setelah Jual Satwa Dilindungi

Dua Kukang Sumatera Hirup Alam Bebas di Taman Nasional Gunung Leuser

Kukang bangka yang dilepasliarkan di Tahura Gunung Menumbing, Bangka Barat

5 Kukang Bangka Balik ke Alam Setelah Direhabilitasi di PPS Alobi

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram