Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Perubahan Iklim Ancam Populasi Kukang Jawa

  • Elvyra Aprillia
  • 10 Feb 2022
  • Campaign
kukang

Primata endemik Indonesia seperti Kukang jawa (Nycticebus javanicus) diperkirakan akan punah karena perubahan iklim. Sementara primata jenis lainnya terancam penyusutan habitat sekitar 90%.

Banyak primata diramalkan mendekati kepunahan di masa depan. Berita buruknya, waktu kepunahan ini diperkirakan bakal lebih cepat, khususnya karena kenaikan suhu yang kian hari kian mengkhawatirkan.

Dalam riset yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2021, diperkirakan sekitar 30 jenis primata di Indonesia, salah satunya kukang, akan punah pada 2050 akibat perubahan iklim. Dalam perhitungan berdasarkan skenario mitigasi dan pesimistik, suhu udara rata-rata di Indonesia akan meningkat sekitar 1,17°C – 1,40°C.

Baca juga : Peneliti : Kukang Jawa Diperkirakan Punah Di Tahun 2050

Kok bisa punah?

Kepunahan kukang dan primata lainnya secara garis besar dipengaruhi oleh hilangnya habitat. Perubahan iklim bumi menyebabkan naiknya permukaan laut, yang dapat menenggelamkan daratan sehingga ada kemungkinan kawasan hutan semakin mengecil. Kekeringan dan gelombang panas juga diperkirakan akan menurunkan luasan habitat primata.

Beberapa wilayah di Indonesia, Sumatera, Kalimantan Barat, Jawa dan Sulawesi utara diperkirakan akan mengalami penyusutan habitat primata terparah di masa depan.

Selain itu, makin hangatnya suhu bumi sebabkan penurunan metabolisme dan laju reproduksi primata. Adanya penurunan kelimpahan pakan juga disinyalir bakal menyebabkan primata sulit mencari makan.

Dosen Biologi Universitas Indonesia, Jatna Supriatna mengatakan bahwa perubahan iklim dan kenaikan suhu akan menimbulkan fenomena pada tumbuhan. Misalnya, berubahnya masa reproduksi buah pada tumbuhan hutan.

“Tadinya musim berbuah, tiba-tiba tidak musim berbuah, mungkin berganti. Sementara primata kan punya mental-mapping, kapan tumbuhan ini berbuah atau tidak. Kalau berubah, nanti dia nyari, kok gak ada buahnya. Hal ini akan menjadi ketidakjelasan pola ekosistem hutan, yang nantinya akan berpengaruh besar,” ujarnya dalam wawancara bersama kukangku pada Senin (17/1/2022).

Menurut Jatna, perubahan itu memaksa primata untuk menyesuaikan diri. Sementara, penyesuaian yang dibutuhkan primata untuk bertahan hidup itu merupakan upaya yang berat.

“Kalau mereka tidak bisa survive, ya punah. Begitulah kenapa perubahan iklim juga sangat berpengaruh sekali terhadap populasi primata,” tuturnya.

Baca juga : Peduli Kukang Lewat Upaya Konservasi Digital

Bencana besar di depan mata

Isu perubahan iklim sudah mulai diperbincangkan banyak peneliti semenjak 1800an. Berubahnya iklim karena emisi gas menyebabkan suhu bumi semakin hangat. Perubahan ini dapat menjerumuskan kehidupan di bumi dalam bencana besar, seperti kekeringan dan mencairnya es di kutub yang berakibat naiknya permukaan air laut.

Dalam laporan Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim, Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), disebutkan bahwa aktivitas manusia menjadi penyebab utama kenaikan suhu di bumi. Para penulis laporan menyebutkan, sejak 1970-an, suhu permukaan global telah meningkat lebih cepat ketimbang periode 50 tahunan lain, selama 2.000 tahun terakhir.

Meski masih banyak orang tidak percaya pada perubahan iklim, namun fenomena-fenomena perubahan iklim mulai muncul di dunia, bahkan di Indonesia. Beberapa contohnya seperti gagal panen, banjir, longsor, cuaca yang tak menentu dan naiknya permukaan laut di sebagian wilayah Indonesia, yang merupakan negara kepulauan.

Ada juga kasus menggegerkan di Kenya, Sedikitnya 20 ribu hewan ternak dilaporkan mati kedinginan dalam badai musim dingin terburuk di Kenya utara. Sementara lebih dari 2 juta orang di wilayah Kenya Utara berjuang untuk mencari pasokan makanan. Perubahan iklim disinyalir menjadi penyebab terjadinya badai dan kekeringan di Afrika.

Referensi:

(1) Condro, A.A.; Prasetyo, L.B.; Rushayati, S.B.; Santikayasa, I.P.; Iskandar, E. Predicting Hotspots and Prioritizing Protected Areas for Endangered Primate Species in Indonesia under Changing Climate. Biology 2021, 10, 154. https://doi.org/10.3390/biology10020154

(2) BBC

(3) The Conversation

(4) DitjenPPI

(5) Liputan6

(6) Kompas

  • perubahan iklim

Tulisan lainnya dari

Elvyra Aprillia
Bagikan:
PrevPreviousTau Gak Sih? Anak Kukang Belajar Bela Diri Dengan Bermain
NextKejam, Senapan angin Terus Teror Kukang!Next

Artikel

Lainnya

Bagaimana Penentuan Satwa Masuk Daftar Kategori Paling Terancam?

Primates in Peril, Upaya Konservasionis Selamatkan Primata

5 Jenis Bunga Ini Penghasil Nektar Makanan Kukang

Pulihkan Kukang Senyumkan Hutan, Langgengkan Konservasi Kukang Melalui Rehabilitasi

Sambut HKAN, 8 Kukang Jawa Ditranslokasi ke Taman Nasional Ujung Kulon

Provisioning, Dilema Budaya Kasih Makan Primata 

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram