Halo Penyelamat Kukang! Tahukah kamu kalau kukang (Nycticebus sp.) adalah salah satu primata nokturnal yang aktif di malam hari. Satwa ini dikenal pemalu, bergerak pelan, namun punya peran penting dalam ekosistem.
Makanan kukang cukup beragam, mulai dari buah-buahan, serangga, getah pohon, hingga nektar bunga. Nektar menjadi sumber energi alami yang membantu kukang tetap aktif di malam hari. Lalu, bunga apa saja yang menghasilkan nektar favorit kukang? Yuk, kita kenali lebih dekat!
- Nektar Bunga Kaliandra (Calliandra calothyrsus)
Kaliandra (Calliandra calothyrsus) adalah pohon polong-polongan atau legum tropis yang tumbuh subur di berbagai kondisi tanah. Bunganya menghasilkan nektar manis yang disukai oleh kukang. Kaliandra dapat dimakan langsung atau dipangkas untuk ternak, selain itu kaliandra juga sering digunakan sebagai legum, pendamping dalam sistem tanam lorong atau sistem agroforestri di mana tanaman pangan ditanam di antara barisan tanaman pagar (pohon atau semak) yang ditanam di sepanjang kontur lahan.

- Nektar Bunga Kayu Putih (Melaleuca leucadendra)
Kayu putih (Melaleuca leucadendra) tumbuh di rawa dan tepi sungai. Pohon ini terkenal dengan daun beraroma khas yang menghasilkan minyak atsiri. Bunganya berwarna putih hingga merah tua keabu-abuan serta kaya akan nektar. Hal itu lah yang menyebabkan bunga kayu putih menjadi salah satu sumber makanan kukang. Spesies tumbuhan ini sering membentuk hutan rawa atau tumbuh berkelompok di sepanjang sungai dan daerah basah lainnya.

- Nektar Bunga Palem (Borassus flabellifer)
Tanaman palem (Borassus flabellifer) atau pinang-pinangan dikenal serbaguna di wilayah tropis. Buah, batang, hingga daunnya bisa dimanfaatkan manusia. Masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Maluku, banyak memanfaatkan tumbuhan ini sebagai makanan pokok lewat pemanfaatan sagu yang diambil dari batangnya yang berjenis Rumbia (Metroxylon sago). Tidak hanya itu, bunganya juga menghasilkan nektar segar yang menjadi sumber makanan alami bagi kukang.

Baca Juga: Provisionong, Dilema Budaya Kasih Makan Primata
- Nektar Bunga Puspa (Schima wallichii)
Puspa, seru, atau medang gatal (Schima wallichii) adalah sejenis pohon penghasil kayu pertukangan berkualitas sedang. Disebut medang gatal karena pohon ini memiliki lapisan semacam miang atau bulu halus di bawah pegangannya, yang keluar berhamburan ketika digergaji dan menimbulkan rasa gatal di kulit. Puspa juga termasuk keluarga teh (Theaceae). Selain menghasilkan kayu untuk pertukangan, bunga puspa juga menyumbang nektar yang dikonsumsi kukang.

- Nektar Bunga Tepus (Etlingera coccinea)
Tepus (Etlingera coccinea) adalah tumbuhan dari keluarga jahe-jahean (Zingiberaceae) yang memiliki bunga merah cerah nan indah. Bunga ini tidak hanya cantik dipandang, tapi juga kaya nektar yang bermanfaat sebagai makanan kukang.

Nah, jadi itulah jenis-jenis nektar yang dimakan oleh kukang (Nycticebus sp.). Nektar bukan hanya menjadi sumber energi penting bagi kukang, ternyata lewat nektar ini kukang juga bisa bantu berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Peran penting kukang (Nycticebus sp.) dalam ekosistem adalah saat kukang menghisap nektar, serbuk sari bunga ikut menempel di tubuhnya. Tanpa disadari, kukang membantu penyerbukan tanaman saat berpindah dari satu bunga ke bunga lain. Jadi selain mencari makanan, kukang juga ikut menjaga keseimbangan ekosistem hutan.





