Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Melintas Ke Tengah Jalan, Kukang Dievakuasi Warga Sukabumi

  • Kukangku
  • 29 Jul 2020

Seekor kukang jawa (Nycticebus javanicus) berhasil diselamatkan oleh warga Sukabumi Kecamatan Cibitung. Sebelumnya, kukang yang aktif di malam hari terlihat melintas ke tengah jalan desa dan nyaris tertabrak oleh pengemudi mobil.

Warga yang sedang berkumpul dikagetkan oleh mobil yang tiba-tiba berhenti mendadak saat melintas jalan desa.

“Untung keburu di rem. Pemilik mobilnya kaget ada kukang di tengah jalan. Kemudian dia bilang ke kami yang lagi nongkrong ada kukang di tengah jalan,” jelas Bayu Saputra, salah satu saksi yang ada di lokasi.

Bersama sejumlah warga Bayu kemudian mengevakuasi kukang tersebut dari jalan raya, dibawa ke kebun tak jauh dari lokasi dan dilepaskan kembali.

“Kami tangkap, bawa ke kebun mahoni tak jauh dari sana pakai karung. Kemudian kami lepaskan lagi karena tahu itu hewan dilindungi oleh undang-undang,” jelas Bayu.

Menurut Bayu, warga kampung sempat heboh dengan kemunculan hewan yang menurut orang tua di wilayah tersebut disebut muka.

“Selain takut karena hewan dilindungi negara, mitos kukang juga bikin kami warga takut. Menurut orang tua disini, kukang tidak boleh sampai dibunuh atau terbunuh, makanya kami evakuasi pelan-pelan takut kukangnya mati karena stres,” sambungnya.

Kukang tersebut akhirnya dilepas liar kembali ke tengah perkebunan jauh dari pemukiman penduduk.

“Semoga kukangnya bisa hidup lebih bebas di hutan,” pungkas Bayu.

  • Penyelamatan Kukang
  • mitos kukang
  • sukabumiupdate.com

Tulisan lainnya dari

Kukangku
Bagikan:
PrevPreviousBKSDA Kalteng Terima Kukang Serahan Warga
NextDipelihara Tetangga, Kukang Kurus Akhirnya Diserahkan Secara SukarelaNext

Artikel

Lainnya

Kolaborasi Pelepasliaran Elang Brontok dan Kukang Jawa di Suaka Margasatwa Cikepuh, Sukabumi

Kukang tersengat listrik di Kutai Kartanegara

Mengagetkan! Seekor Kukang Kalimantan Tersengat Listrik di Kutai Kartanegara

Pos WMK Rancah Ciamis telah menerima penyerahan seekor kukang dari warga.

Masuk Lingkungan Sekolah, Warga Rancah Ciamis Serahkan Kukang Pos WMK

Terbongkar! Remaja 16 Tahun Terlibat Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Batang, Jawa Tengah

Kukang dan Lutung Diserahkan ke BKSDA Ciamis oleh Damkar Banjar

Warga Kebumen Jalani Sidang Setelah Jual Satwa Dilindungi

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram