Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Kukang Nyasar ke Halaman Rumah, Lapor ke BBKSDA Jawa Barat

  • Kukangku
  • 14 Nov 2019

Seekor Kukang Jawa (Nycticebus javanicus), tidak sengaja masuk ke halaman rumah Ruslan, warga Kabupaten Bogor pada Jumat (8/11/2019) malam. Saat itu Ruslan tengah memasukkan motornya ke dalam rumah.

“Jumat malam ketika saya mau memasukan sepeda motor ke dalam rumah, tiba-tiba dari atas pohon hewan atau satwa kukang loncat ke atas jok motor saya. Saya pun langsung menangkapnya,” ucap Ruslan dilansir dari inilahkoran.com.

Awalnya Ruslan mengira jika hewan tersebut adalah tupai. Namun esok harinya, dia baru mengetahui bahwa hewan tersebut adalah kukang dan termasuk satwa dilindungi.

Ruslan kemudian berkonsultasi dengan mantan gurunya di SMP Terbuka Rengganis Nurul Masruli.

“Karena kukang termasuk satwa yang dilindungi maka saya pun mencari nomor telepon pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah I Jawa Barat. Rencana secepatnya satu ekor kukang akan diserahkan secara sukarela ke pemerintah melalui BBKSDA,” kata Nurul.

Dia menduga, kemungkinan besar kukang yang pemalu tersebut merupakan satwa liar yang habitatnya ada di Gunung atau Bukit Cintamanik. Kukang terpaksa masuk ke permukiman karena stok makanannya berkurang.

“Saat ini masih masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan hingga banyak buah yang belum memasuki masa panen hingga satwa kukang ini mencari makanannya hingga ke pemukiman warga,” lanjutnya.

Layanan call center BKSDA : kukangku.id/bksda

  • Penyerahan Sukarela
  • bbksda jabar
  • inilahkoran.com

Tulisan lainnya dari

Kukangku
Bagikan:
PrevPreviousBBKSDA Jawa Barat Menerima Kukang Jawa Serahan Warga Subang
NextMengantar Kepulangan 10 Kukang JawaNext

Artikel

Lainnya

Kolaborasi Pelepasliaran Elang Brontok dan Kukang Jawa di Suaka Margasatwa Cikepuh, Sukabumi

Kukang tersengat listrik di Kutai Kartanegara

Mengagetkan! Seekor Kukang Kalimantan Tersengat Listrik di Kutai Kartanegara

Pos WMK Rancah Ciamis telah menerima penyerahan seekor kukang dari warga.

Masuk Lingkungan Sekolah, Warga Rancah Ciamis Serahkan Kukang Pos WMK

Terbongkar! Remaja 16 Tahun Terlibat Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Batang, Jawa Tengah

Kukang dan Lutung Diserahkan ke BKSDA Ciamis oleh Damkar Banjar

Warga Kebumen Jalani Sidang Setelah Jual Satwa Dilindungi

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram