Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Aktivis Kampanyekan Pelestarian Primata

  • Kukangku
  • 28 Jan 2018
aktivis primata

Menggenakan topeng monyet, sejumlah aktivis penyelamat satwa menggelar kampanye perlindungan dan pelestarian primata.

Kampanye itu digelar di Alun-Alun Kota Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawangsari, Minggu (28/1/2018) pagi.

Sambil membawa kertas yang bertuliskan “Saya primata, Jangan Pelihara Saya” para aktivis melakukan orasi dan membagikan stiker dan pin piramata yang dilindungi.

Para aktivis yang adalah gabungan dari komunitas konservasi di antaranya mahasiswa Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Kelompok Studi Konservasi Universitas Kuningan, International Animal Rescue (IAR) Indonesia serta komunitas Uniku, Kukangku.

Menurut Diki Muhamad Chaidir (32) selaku koordinator aksi, kampanye itu dilakukan untuk menyambut Hari Primata Indonesia pada Selasa (30/1/2018).

“Dalam aksi ini, kami mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat supaya peduli terhadap pelestarian primata yang ada di Indonesia,” katanya saat ditemui di lokasi.

Diki menyatakan lewat orasi serta bagi-bagi stiker dan pin menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar menyadari pelestarian primata, satu di antaranya membiarkan primata hidup di habitatnya.

“Salah satu cara bagaimana untuk melestarikan primata adalah membiarkannya hidup di alam, dengan begitu itu juga mendukung bagaimana kita menjaga kehidupan primata,” ujarnya.

Diki menambahkan, selain itu aksi hari ini bentuk kepedulian untuk menjaga dan melestarikan primata.

“Di Indonesia ini ada 60 jenis primata. di Jawa ada sejumlah permasalahannya (terkait primata) yaitu diburu, diperdagangkan, dipelihara, dan habitatnya hilang. Primata dijadikan peliharaan itu ancaman, paling besar,” katanya.

Selain itu, para aktivis mengedukasi warga secara langsung soal larangan berburu, memperdagangkan, dan memelihara primata serta menyampaikan sanksi hukum bagi pelanggar aturan soal primata.

Aksi itu mendapat perhatian warga yang tengah berolah raga dan jalan-jalan mengisi libur akhir pekan.

“Aksi yang sangat bagus sekali. Kami jadi mengetahui jenis hewan yang dilindungi dan lebih sadar untuk melestarikan supaya tidak punah, dengan cara tidak memelihara hewan langka tersebut,” kata Indah (28), seorang warga.

Kampanye ini menjadi bagian rangkaian peringatan Hari Primata Indonesia pada akhir Januari ini.

Rangkaian kegiatan akan dipuncaki dengan pelepasliaran primata kukang oleh IAR Indonesia di SM Gunung Sawal, Ciamis, Selasa (30/1/2018).

Selain kampanye, para aktivis berencana melakukan kegiatan lainnya seperti pelatihan pengamatan primata. (*)


Sumber berita : jabar.tribunnews.com

  • Edukasi
  • hari primata indonesia, kampanye

Tulisan lainnya dari

Kukangku
Bagikan:
PrevPreviousWah, Penjual Kukang Terancam Lima Tahun
NextJual Kukang Via Facebook, 3 Pelajar di Bogor DitangkapNext

Artikel

Lainnya

Kolaborasi Pelepasliaran Elang Brontok dan Kukang Jawa di Suaka Margasatwa Cikepuh, Sukabumi

Kukang tersengat listrik di Kutai Kartanegara

Mengagetkan! Seekor Kukang Kalimantan Tersengat Listrik di Kutai Kartanegara

Pos WMK Rancah Ciamis telah menerima penyerahan seekor kukang dari warga.

Masuk Lingkungan Sekolah, Warga Rancah Ciamis Serahkan Kukang Pos WMK

Terbongkar! Remaja 16 Tahun Terlibat Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Batang, Jawa Tengah

Kukang dan Lutung Diserahkan ke BKSDA Ciamis oleh Damkar Banjar

Warga Kebumen Jalani Sidang Setelah Jual Satwa Dilindungi

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram