Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

7 Satwa Dilindungi Termasuk Kukang Dilepasliarkan di TWA Sicike-cike

  • Cahya Riza Haromaen
  • 5 Oct 2024
Pelepasliaran Satwa Dilindungi di TWA Sicike-cike

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melalui Bidang Teknis, Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe dan Seksi Wilayah I Sidikalang melepasliarkan satwa dilindungi ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Danau Sicike-cike pada Senin, 30 September 2024.

Dilansir dari ksdae.menlhk.go.id, satwa yang dilepasliarkan antara lain 2 ekor kukang (Nycticebus coucang), 1 ekor kucing kuwuk (Prionailarus bengalensis), 2 ekor elang brontok (Nisaetus cirrhatus) dan 2 ekor elang ular bido (Spilornis cheela). Satwa yang dilepasliarkan itu sebelum nya telah menjalani perwatan dan rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit.

Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sicike-cike dipilih menjadi lokasi pelepasliaran karena kawasannya yang telah menjadi habitat dari berbagai satwa termasuk satwa liar lainnya seperti siamang (Symphalangus syndactylus), burung enggang (Buceros sp.), belibis (Dendrocygna sp.), musang (Paradoxurus hermaprodicus), dan satwa lainnya.

Petugas berharap melalui pelepasliaran ini seluruh satwa yang kembali hidup bebas dapat beradaptasi dengan baik di habitatnya sehingga dapat berkembang biak secara alami dan meningkatkan populasi spesiesnya di alam.

  • https://ksdae.menlhk.go.id/info/12789/lepasliar-satwa-dilindungi-di-twa-sicike-cike.html https://www.instagram.com/p/DApdz44Puqi/

Tulisan lainnya dari

Cahya Riza Haromaen
Bagikan:
PrevPreviousWarga Cipanas Sukarela Serahkan Kukang Jawa ke BBKSDA Jabar
NextBKSDA Kalimantan Tengah Terima Kukang Temuan Warga dari Pinggir JalanNext

Artikel

Lainnya

Kolaborasi Pelepasliaran Elang Brontok dan Kukang Jawa di Suaka Margasatwa Cikepuh, Sukabumi

Kukang tersengat listrik di Kutai Kartanegara

Mengagetkan! Seekor Kukang Kalimantan Tersengat Listrik di Kutai Kartanegara

Pos WMK Rancah Ciamis telah menerima penyerahan seekor kukang dari warga.

Masuk Lingkungan Sekolah, Warga Rancah Ciamis Serahkan Kukang Pos WMK

Terbongkar! Remaja 16 Tahun Terlibat Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Batang, Jawa Tengah

Kukang dan Lutung Diserahkan ke BKSDA Ciamis oleh Damkar Banjar

Warga Kebumen Jalani Sidang Setelah Jual Satwa Dilindungi

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram