Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Meski Lambat, Kukang Bisa Jelajah Hutan Hingga 1 Kilometer

  • Devia Ariesta
  • 18 May 2022
  • Campaign

Sudah bukan rahasia lagi kalau kukang memiliki pergerakan yang lambat. Tapi jangan salah loh, mereka dapat berjelajah jauh di dalam hutan. Kukang dapat jelajah hutan hingga 1 km dalam semalam! Jarak yang cukup jauh untuk satwa mungil seperti kukang.

Selaku hewan nokturnal, kukang mulai berjelajah untuk mencari makan pada saat matahari terbenam hingga nanti terbit di pagi hari. Sebagai satwa soliter, kukang menghabiskan sebagian besar waktu mereka sendirian. Sekitar 1/4 dari kegiatan di malam hari dihabiskan dengan makan dan beristirahat.

Selama menjelajah, kukang bergerak seperti ular. Alih-alih melompat dan berayun dari cabang ke cabang seperti primata arboreal lainnya, kukang bergerak secara perlahan dan metodis, dengan satu tangan bergerak maju sementara kaki yang berlawanan mengikuti. Hal ini dikarenakan mereka memiliki tulang belakang lebih banyak dibanding primata lainnya. Wih, unik sekali ya!

Sementara, luas wilayah jelajah mereka bahkan dapat mencapai 8 ha! Dalam penelitian yang dilakukan Nekaris dan Bearder, wilayah jelajah kukang jawa mencapai luas 3 – 8 ha, sedangkan wilayah jelajah pada kukang sumatera mencapai 0.4 – 3.8 ha. Wah, cukup luas juga ya!

Baca juga : Mengenal Seuseureuhan, Bunga Pakan Kukang di Alam

Ngomong-ngomong, wilayah jelajah itu apa, sih?

Wilayah jelajah atau home range merupakan wilayah yang dikunjungi satwa secara tetap karena dapat menyediakan makanan, minum, serta mempunyai fungsi sebagai tempat berlindung atau bersembunyi, tempat tidur dan tempat kawin.

Luas wilayah jelajah kukang sangat bervariasi, diantaranya tergantung pada lingkungan, topografi habitat, aktivitas hubungan dengan pasangan, dan ukuran tubuh. Perbedaan jenis kukang juga mempengaruhi luas daerah jelajahnya.

Tahu nggak sih? bahkan beda jenis kelamin juga beda loh wilayah jelajahnya! Seperti yang diutarakan oleh Wiens, wilayah jelajah kukang jantan dewasa lebih luas dibandingkan individu betina. Hal ini dikarenakan kukang betina perilakunya lebih pasif, berbeda dengan jantan yang lebih agresif.

Baca juga : Babe Cabita, Merasa Bersalah Beli dan Pelihara Kukang

Luas wilayah jelajah kukang bisa berubah

Namun, luas wilayah jelajah kukang dapat berubah setiap tahunnya. Hal ini juga dipengaruhi oleh perubahan cuaca, ketersediaan sumber pakan dan aktivitas manusia. Adanya perburuan, penebangan pohon, dan pembukaan lahan pertanian.

Perubahan ini juga dapat mempengaruhi ruang gerak mereka, apalagi kalau ketersediaan pakan mereka menipis. Ada kemungkinan kukang akan menjelajah semakin jauh dan berakhir nyasar ke permukiman warga. Duh!

Makanya, yuk kita jaga habitat kukang tetap lestari! Agar sumberdaya dan keberlangsungan hidup mereka dapat terjaga untuk masa depan kukang yang lebih baik!

Referensi:

(1) Gustasfo, Alli. 2013. Nycticebus coucang Adaptation. https://www.worldlandtrust.org/species/mammals/philippine-slow-loris/

(2) Gron KJ. 2009 March 18. Primate Factsheets: Slow loris (Nycticebus) Taxonomy, Morphology, & Ecology . . Accessed 2020 July 9.

(3) Nekaris, K.AI., Moore, R.S., Rode, E.J. et al. Mad, bad and dangerous to know: the biochemistry, ecology and evolution of slow loris venom. J Venom Anim Toxins Incl Trop Dis 19, 21 (2013). https://doi.org/10.1186/1678-9199-19-21

(4) World Land Trust. http://bioweb.uwlax.edu/bio203/s2013/gustafso_alli/adaptation.htm

(5) Nekaris KAI, Bearder SK (2011) The lorisiform primates of Asia and mainland Africa:diversity shrouded in darkness. In:Campbell C, Fuentes A, MacKinnon K, Panger M, Bearder SK (eds) Primates in perspective. Oxford University Press, Oxford

(6) Nurcahyani, A. (2015). Aktivitas Harian Dan Wilayah Jelajah Kukang Jawa (Nycticebus Javanicus Geoffroy 1812) Di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Skripsi. DEPARTEMEN KONSERVASI SUMBERDAYA HUTAN DAN EKOWISATA FAKULTAS KEHUTANAN. INSTITUT PERTANIAN BOGOR. BOGOR

  • jelajah kukang

Tulisan lainnya dari

Devia Ariesta
Bagikan:
PrevPreviousMengenal Seuseureuhan, Bunga Pakan Kukang di Alam
NextWow, Kukang Dapat Mendengar Suara Ultrasonik!Next

Artikel

Lainnya

Menguak Babak Baru Sampah di Kehidupan Satwa Liar

Ecohorror Memicu Kekerasan Satwa Liar? Ketakutan Ekologis Masa Kini yang Salah Kaprah

Primata untuk Iklim, Pemulih Alami di Tengah Krisis Iklim Global

Bagaimana Penentuan Satwa Masuk Daftar Kategori Paling Terancam?

Primates in Peril, Upaya Konservasionis Selamatkan Primata

5 Jenis Bunga Ini Penghasil Nektar Makanan Kukang

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram