Skip to content

Menu

  • MADU

untuk Kukang

document.addEventListener('DOMContentLoaded', function() { jQuery(function($){ var mywindow = $(window); var mypos = mywindow.scrollTop(); mywindow.scroll(function() { if (mypos > 40) { if(mywindow.scrollTop() > mypos) { $('#stickyheaders').addClass('headerup'); } else { $('#stickyheaders').removeClass('headerup'); } } mypos = mywindow.scrollTop(); }); }); }); #stickyheaders{ -webkit-transition: transform 0.34s ease; transition : transform 0.34s ease; } .headerup{ transform: translateY(-110px); /*adjust this value to the height of your header*/ }

Tahun Baru Rumah Baru, Gunung Koneng Jadi Rumah Baru 7 Kukang Ini

  • Kukangku
  • 24 Jan 2024

Mengawali tahun 2024, tim gabungan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia / (YIARI) melaksanakan pelestarian keanekaragaman hayati melalui kegiatan pelepasliaran 7 (tujuh) individu Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) hasil rehabilitasi di Jawa Barat pada Jumat (19/01/2024).

Kegiatan ini dilakukan Kawasan Resort Pengelolaan Taman Nasional (PTN) Gunung Koneng Blok Ciawitali, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (PTNW) III Sukabumi, Balai Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Ir.Irzal Azhar, M.Si mengatakan enam dari tujuh kukang jawa yang dilepasliarkan merupakan kukang jantan yang bernama Paw-paw, Klap, Kilat, Teru, Ciban, Cibon, sedangkan satu kukang betina bernama Ciben.

Perjalanan menuju lokasi pelepasliaran kukang. Foto: Fattreza | Yiari

“Kukang-kukang ini berasal dari laporan dan penyerahan masyarakat kepada Balai Besar KSDA Jawa Barat, serta Balai KSDA Yogyakarta,” katanya melalui siaran pers.

Terdapat pula Kukang serahan warga melalui pusat penyelamatan satwa, yang dititip-rawatkan di pusat rehabilitasi satwa YIARI di Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk menjalani penanganan medis dan rehabilitasi. 

“Titik pelepasliaran yang berada di TNGHS ini berjarak 124 kilometer dari Pusat Rehabilitasi YIARI di Bogor. Lokasi ini ditentukan berdasarkan informasi sebaran habitat alami serta pertimbangan daerah yang relatif jauh dari pemukiman, aman dari perburuan atau gangguan, serta terpenuhinya ketersediaan pakan,” terang Irzal.

Tim gabungan pada kegiatan pelepasliaran 7 (tujuh) individu kukang. Foto: Fattreza | Yiari

Kawasan TNGHS memiliki ketersediaan pakan potensial yang berlimpah bagi kukang, terdapat berbagai jenis tumbuhan diantaranya Puspa (Schima wallichii), Bubuay (Plectocomia elongata), Suwangkung (Caryota rumphiana), Rotan (Calamus sp.), serta tumbuhan herba dan pancang lainnya. Selain itu, terdapat jenis pakan lainnya seperti serangga, reptil dan burung kecil yang dapat dikonsumsi oleh kukang seperti burung kutilang.

Sebelum dilepasliarkan, kukang menjalani proses habituasi selama 4-5 hari di dalam kandang khusus, seiring dengan waktu tersebut tim Survey, Release, dan Monitoring YIARI mengamati perilaku serta kesehatan seluruh kukang. Apabila kukang dinilai baik dan siap beradaptasi di lingkungan barunya, kukang akan dilepasliarkan dari kandang habituasi ke alam bebas.

  • Pelepasliaran Kukang
  • gunung koneng, kukang jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Tulisan lainnya dari

Kukangku
Bagikan:
PrevPreviousKukang Endemik Bangka Dilepasliarkan di Kawasan Konservasi
NextWarga Sumedang Temukan Kukang Jawa Memanjat RumahNext

Artikel

Lainnya

Kolaborasi Pelepasliaran Elang Brontok dan Kukang Jawa di Suaka Margasatwa Cikepuh, Sukabumi

Kukang tersengat listrik di Kutai Kartanegara

Mengagetkan! Seekor Kukang Kalimantan Tersengat Listrik di Kutai Kartanegara

Pos WMK Rancah Ciamis telah menerima penyerahan seekor kukang dari warga.

Masuk Lingkungan Sekolah, Warga Rancah Ciamis Serahkan Kukang Pos WMK

Terbongkar! Remaja 16 Tahun Terlibat Perdagangan Ilegal Satwa Liar di Batang, Jawa Tengah

Kukang dan Lutung Diserahkan ke BKSDA Ciamis oleh Damkar Banjar

Warga Kebumen Jalani Sidang Setelah Jual Satwa Dilindungi

Stop Kekang Kukang

Kukangku adalah gerakan kampanye dan penyadartahuan untuk pelestarian dan perlindungan kukang di Indonesia

Facebook Twitter Youtube Instagram Envelope
  • Beranda
  • Tentang Kukangku
  • Dinamika Konservasi
  • Kukang Sumatera
  • Kukang Jawa
  • Kukang Kalimantan
  • Penyerahan Sukarela
  • Temuan & Habitat Kukang
  • Lapor Kejahatan Satwa
  • Kisah Kukang
  • Kliping Berita Kukang
  • Video
  • FAQ

Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia
Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja

© 2014 – 2026 Kukangku

Saya #PenyelamatKukang dan saya peduli terhadap kelestarian kukang di Indonesia.

Hei penyelamat kukang!
Bantu aku untuk tetap lestari di alam.

Close
Kukangku

Visi & Misi

Dinamika Konservasi Kukang

Kukang Indonesia

K. Sumatera

K. Jawa

K. Kalimantan

K. Bangka

K. Sumatera bag. Utara

K. Borneo

K. Kayan

Lapor

Pengembalian & Penyerahan Sukarela

Kejahatan Perburuan & Perdagangan

Temuan Kukang Liar & Habitat Alami

Blog

Catatan Kukangku

Kisah Kukang

Video

Kliping Berita

Edukasi

Penyerahan Sukarela

Penegakan Hukum

Penyelamatan Kukang

Pelepasliaran Kukang

Informasi

Call Center BKSDA

Daftar Satwa Dilindungi

Bantu Kukang

Donasi

Merchandise

Penyelamat Kukang

FAQ

Facebook Twitter Youtube Instagram