kukangku

SPORC Amankan Pedagang Satwa Langka Online di Bengkayang

SPORC Amankan Pedagang Satwa Langka Online di Bengkayang

Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Bekantan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Kalimantan Seksi Wilayah III Pontianak yang didukung oleh Korwas Penyelidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Ditreskrimsus Polda Kalbar melakukan penggerebekan disebuah rumah di Jalan Sulenco Kabupaten Bengkayang yang menjadi tempat penyimpanan satwa langka, pada Rabu (10/5).

Dari hasil penggerebekan tersebut diamankan dua pelaku dengan inisial HS (22) dan GPR (19) beserta barang bukti satu ekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), satu ekor Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus), satu ekor Elang Wallace (Nisaetus nanus), satu ekor Kukang (Nycticebus borneanus), satu ekor Kucing Hutan (Prionailurus bengalensis), satu ekor anak elang dalam keadaan mati dan 31 bulu Elang Brontok.

Kasi Wilayah lll Balai Gakkum Kalimantan, David Muhammad menceritakan sebelum dilakukan penangkapan Tim SPORC mendapat laporan dari masyarakat ada sebuah rumah yang menjadi tempat menyimpan satwa langka.

“Kemudian sekitar pukul 12.30 WIB, Tim melakukan penggerebekan disaat kedua pelaku HS dan GPR sedang mempacking satwa langka itu ke dalam kardus yang siap dijual kepada pemesan,” ujarnya, Kamis (11/5).

Setelah dilakukan penangkapan, kata David akhirnya dilakukan pemeriksaan, dan dari pengakuan pelaku satwa langka tersebut didapat dari supplier lokal, dan luar dan selanjutnya akan dijual melalui media sosial online.

“Satwa langka ini mereka dapat dari suplier lokal dan luar dan selanjutnya mereka juokembali melalui Akun media sosial online dengan memajang foto satwa beserta tarif harganya,” lanjutnya.

Dari keterangan David, para pelaku sudah sering melakukan kegiatan tersebut namun masih belum berterus terang, dan pihaknya masih mengkhawatirkan jika masih ada jaringan lainnya.

Atas perbuatannya tersebut kedua pelaku yakni HS dan GPR ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana KSDAE melanggar Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan atau huruf b dan atau huruf d jo. Pasal 40 ayat (2) UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Kumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Dengan dua alat bukti yaitu keterangan saksi dan barang bukti satwa langkah sehingga diancam hukuman penjara paling lama tahun tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

Ditambahkan oleh Korwas PPNS Dirkrimsus Polda Kalbar, Kompol Karmel Efendy Tambunan walaupun pelaku dan barang bukti telah diamankan namun tanggung jawabnya masih ada yaitu dalam hal pemeriksaan dan administrasi penyelidikan.

“Tentunya ini khususnya dalam hal upaya paksa penangkapan penahan karena dalam UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Kumber Daya Alam dan Ekosistemnya dalam hal itu tidak memberikan kewenangan upaya paksa dalam hal penangkapan penahanan PPNS SPORC sehingga akan dilakukan oleh Polda,” jelasnya.

Menurutnya, pada hari akan dilakukan penahanan terhadap pelaku serta akan membantu PPNS untuk menyidik kasus tersebut. (Maulidi/Faisal)


Sumber berita : thetanjungpuratimes.com

Tanya Kukangku

Jangan Beli - #StopKekangKukang - Jangan Pelihara

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman kepunahan akibat perburuan, perdagangan dan pemeliharaan.

CLOSE

Lebih dari 150 individu kukang korban perburuan,  perdagangan dan eksploitasi pemelihara dirawat di Pusat Rehabilitasi  YIARI.

30% di antara mereka bernasib buruk sehingga tidak bisa kembali ke habitat alaminya. Sisa hidup mereka bergantung kepada perawatan yang diberikan pusat rehabilitasi agar sesuai dengan kesejahteraan satwa.

BANTU KUKANG INDONESIA

Donasi yang terkumpul akan membantu  konservasi kukang meliputi upaya penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan perlindungan habitat.

CLOSE

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

CLOSE

LAPOR

CLOSE

Share to care :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on tumblr
Share on pocket
Share on pinterest
Share on email
Share on delicious
Share on telegram
Share on whatsapp

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

Saya berkomitmen untuk tidak membeli dan tidak memelihara kukang, serta bersedia menyebarluaskan pesan pelestarian kukang.

CLOSE

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on pocket
Share on telegram

LAPOR

Pengembalian dan penyerahan sukarela kukang ke pusat rehabilitasi

Bantu kami untuk mendata lokasi sebaran habitat alami kukang

Lapor kejahatan perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan kukang