Share on facebook
Share on twitter
Share on pocket
Share on whatsapp
Share on email
Share on pinterest

Kukang Indonesia Diperdagangkan Ilegal Lewat Facebook

Jakarta, CNN Indonesia — Sebanyak 1.359 ekor kukang (nycticebus), hewan yang biasa disebut “si malu-malu”, diperdagangkan melalui akun media sosial Facebook pada periode 2016 hingga 2017, berdasarkan data Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI).

Perdagangan kukang tertinggi yakni di Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Banten.

“Data tersebut di seluruh Indonesia, dan kami menyayangkan hal ini karena kukang merupakan satwa yang dilindungi,” kata Ketua YIARI Tantyo Bangun dihubungi dari Padang, Sumbar, Sabtu (3/2), seperti dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan dalam kurun waktu 2016-2017, terdapat 1.070 akun penjual kukang, dan lebih dari 50 grup yang memperjualbelikan kukang.

“Sembilan puluh persen penjual kukang merupakan pria, dan kukang yang sering diperdagangkan yakni jenis kukang Jawa yakni 59 persen,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa harga kukang rata-rata di pasaran yakni Rp400 ribu per ekor.

Kemudian selama 2016-2017, terdapat 2.094 kukang yang diambil paksa dari habitatnya. Sementara jumlah kerugian negara akibat perdagangan kukang dan biaya rehabilitasinya memakan dana Rp59 miliar pada kurun waktu yang sama.

Dalam perburuan kukang, kata dia, 30 persen satwa tersebut mati saat menuju perdagangan.

Tantyo meminta masyarakat lebih peka terhadap aktivitas perdagangan satwa liar ini. Berdasarkan UU nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pelaku perdagangan satwa liar diancam pidana paling lama 5 tahun kurungan dan denda maksimal Rp100 juta.

“Setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup atau mati, bunyi salah satu pasal dari UU tersebut,” katanya, menambahkan.

Tantyo juga mengapresiasi tindakan tegas penegak hukum yang memberikan efek jera bagi pelaku pedagang maupun pemburu kukang yang tertangkap.

“Hal itu dapat dilihat dari penurunan jumlah pelaku pada 2017 sebanyak 14 persen,” ujar Tantyo.

 

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul Kukang Indonesia Diperdagangkan Ilegal Lewat Facebook.

Tanya Kukangku

Sebarkan ke Penyelamat Kukang lainnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on pocket
Share on whatsapp
Share on email
Share on pinterest

Setiap tahunnya, ribuan kukang menderita dan sakit akibat perlakuan pemburu, pedagang dan juga pemelihara. Bantu dan selamatkan kukang korban kejahatan satwa.

Jadilah Penyelamat Kukang.

kukangku

#StopKekangKukang

#JanganBeliKukang #JanganPeliharaKukang

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan.

© 2019 Kukangku

Dikembangkan dan didesain oleh Rusmadipraja
Didukung oleh Yayasan IAR Indonesia

Yuk menjadi bagian dari

#PenyelamatKukang