kukangku

Empat Satwa Dilindungi Diserahkan Warga ke BBKSDA Jabar

Empat Satwa Dilindungi Diserahkan Warga ke BBKSDA Jabar

 

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat (BBKSDA Jabar) menerima satu kukang jawa, dua kucing hutan, dan satu buaya muara dari warga. Keempat satwa dilindungi itu diserahkan masyarakat secara sukarela.

Petugas Polisi Kehutanan Resor Cirebon Ade Kurniadi Karim menuturkan, BBKSDA menerima kukang jawa dari warga Kabupaten Kuningan. Warga tersebut melapor kepada petugas setelah menemukan kukang masuk ke halaman rumahnya pada hari Jumat (28/6/2019).

“Di Kuningan itu masih banyak pohon bambu. Saya kira kukang liar ini bersumber dari banyaknya bambu. Hewan ini sudah berusia delapan bulan,” ujarnya.

Dia menambahkan, pada Sabtu (29/6/2019), pihaknya melakukan evakuasi kukang tersebut.

BBKSDA juga menerima laporan dari warga Desa Ciparay dan Desa Leuwikujang di Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, yang telah menangkap dua kucing hutan yang sering memangsa ternak warga. Petugas kemudian mengevakuasi kedua satwa liar itu.

Sementara itu, buaya muara yang diserahkan ke BBKSDA ditemukan di Sungai Cimanukoleh warga yang kemudian memeliharanya selama empat tahun. Setelah mengetahui buaya itu termasuk satwa yang dilindungi, sang pemilik melapor ke BBKSDA.

“Keempat satwa tersebut akan di evakuasi ke kandang transit Bidang KSDA Wilayah III Ciamis untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan untuk kemudian direhabilitasi atau dilepasliarkan ke habitatnya,” kata Ade.

Ade menjelaskan, kukang jawa, kucing hutan, dan buaya muara termasuk satwa liar dilindungi menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.


Sumber berita : nasional.republika.co.id, jabar.tribunnews.com

Sumber video : kumparan.com/ciremaitoday

Layanan call center BKSDA : kukangku.id/bksda

Tanya Kukangku

Jangan Beli - #StopKekangKukang - Jangan Pelihara

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman kepunahan akibat perburuan, perdagangan dan pemeliharaan.

CLOSE

Lebih dari 150 individu kukang korban perburuan,  perdagangan dan eksploitasi pemelihara dirawat di Pusat Rehabilitasi  YIARI.

30% di antara mereka bernasib buruk sehingga tidak bisa kembali ke habitat alaminya. Sisa hidup mereka bergantung kepada perawatan yang diberikan pusat rehabilitasi agar sesuai dengan kesejahteraan satwa.

BANTU KUKANG INDONESIA

Donasi yang terkumpul akan membantu  konservasi kukang meliputi upaya penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan perlindungan habitat.

CLOSE

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

CLOSE

LAPOR

CLOSE

Share to care :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on tumblr
Share on pocket
Share on pinterest
Share on email
Share on delicious
Share on telegram
Share on whatsapp

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

Saya berkomitmen untuk tidak membeli dan tidak memelihara kukang, serta bersedia menyebarluaskan pesan pelestarian kukang.

CLOSE

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on pocket
Share on telegram

LAPOR

Pengembalian dan penyerahan sukarela kukang ke pusat rehabilitasi

Bantu kami untuk mendata lokasi sebaran habitat alami kukang

Lapor kejahatan perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan kukang