kukangku

BKSDA Garut Terima Kukang Jawa yang Dipelihara Warga Selama Satu Bulan

BKSDA Garut Terima Kukang Jawa yang Dipelihara Warga Selama Satu Bulan

Seekor Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) yang merupakan jenis satwa dilindungi diterima Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah V Garut dari seorang warga.

Warga yang menyerahkan hewan dilindungi itu diketahui bernama, Anang Kusnadi, warga Perum Pesona Intan Blok E5 RT 1 /11, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, pada bulan lalu, Anang menemukan kukang Jawa itu tengah bergelantung di kabel telepon. Karena khawatir diburu, kemudian ia mengamankan hewan tersebut.

Setelah berhasil diamankan dan dipelihara, selama hampir satu bulan, tidak ada satu orang pun warga sekitar yang mengaku kehilangan hewan dilindungi tersebut.

Kepala BKSDA Wilayah V Garut, Purwantono, mengatakan, beberapa waktu lalu, Anang datang ke kantor pihaknya dan melaporkan adanya kukang yang dipelihara di rumahnya.

“Setelah melapor kepada kami, warga itu baru mengetahui bila kukang adalah hewan yang dilindungi,” kata Purwantono melalui sambungan telepon, Jumat (24/8/2018).

Purwantono menambahkan, setelah adanya laporan tersebut, pada Kamis (23/8/2018), petugas dari BKSDA Wilayah V Garut, kemudian mendatangi rumah milik Anang, karena Anang secara sukarela menyerahkan satwa dilindungi itu.

“Kami meyakinkan kepada warga tersebut, kalau kukang tidak boleh untuk dipelihara,” kata Purwantono.

Saat ini, kukang Jawa untuk sementara waktu direhabilitasi oleh pihak BKSDA, sambil menunggu arahan dari pimpinan pusat untuk tindakan lebih lanjut.

Purwantono mengatakan, kukang tersebut berhabitat di hutan bambu yang berada tak jauh dari Perum Pesona Intan.

“Untuk persisnya kami belum tahu, ada kemungkinan dari hutan bambu di sekitar Desa Sirnajaya,” katanya. (*)


Sumber berita : jabar.tribunnews.com

Tanya Kukangku

Jangan Beli - #StopKekangKukang - Jangan Pelihara

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman kepunahan akibat perburuan, perdagangan dan pemeliharaan.

CLOSE

Lebih dari 150 individu kukang korban perburuan,  perdagangan dan eksploitasi pemelihara dirawat di Pusat Rehabilitasi  YIARI.

30% di antara mereka bernasib buruk sehingga tidak bisa kembali ke habitat alaminya. Sisa hidup mereka bergantung kepada perawatan yang diberikan pusat rehabilitasi agar sesuai dengan kesejahteraan satwa.

BANTU KUKANG INDONESIA

Donasi yang terkumpul akan membantu  konservasi kukang meliputi upaya penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan perlindungan habitat.

CLOSE

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

CLOSE

LAPOR

CLOSE

Share to care :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on tumblr
Share on pocket
Share on pinterest
Share on email
Share on delicious
Share on telegram
Share on whatsapp

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

Saya berkomitmen untuk tidak membeli dan tidak memelihara kukang, serta bersedia menyebarluaskan pesan pelestarian kukang.

CLOSE

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on pocket
Share on telegram

LAPOR

Pengembalian dan penyerahan sukarela kukang ke pusat rehabilitasi

Bantu kami untuk mendata lokasi sebaran habitat alami kukang

Lapor kejahatan perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan kukang