kukangku

65 Ekor Kukang Jawa Dilepasliarkan di Tampomas

65 Ekor Kukang Jawa Dilepasliarkan di Tampomas

Sebanyak 79 ekor Kukang Jawa yang sebelumnya berhasil diamankan Kepolisian Resor Kabupaten Majalengka, dilepasliarkan di Taman Wisata Alam Tampomas, Kabupaten Sumedang, Minggu (20/1).

Dalam kegiatan pelepasan satwa langka yang dilindungi itu, selain pengurus Bhayangkari, Kejaksaan Negeri Majalengka, dihadiri pula oleh beberapa pejabat, seperti BBKSDA Jawa Barat, Kepala Bidang KSDA Wilayah II Soreang, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Ciamis, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Soreang, Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Tasikmalaya, Kepala Resor TWA Tampomas dan CA, Gunung Jagat.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengungkapkan, Kukang Jawa yang berhasil diungkap Satreskrim Majalengka tentang perdagangan satwa yang dilindungi ini berjumlah 79 ekor. “Sebanyak 65 ekor Kukang Jawa dalam keadaan sehat dan siap untuk dilepas, 11 ekor perlu dilakukan rehabilitasi, dan 3 ekor mati dalam perawatan,” ungkapnya.

Sedangkan dalam kegiatan pelepasan itu, sebanyak 34 ekor Kukang Jawa dilepas pada TWA Tampomas. “Jadi 31 ekor Kukang Jawa itu dilepas di Masigit-Kareumbi dan sisanya sebanyak 34 ekor di sekitar Gunung Tampomas,” jelasnya.

Kapolres juga berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas perburuan hewan yang dilindungi. Karena pada dasarnya kukang di alam itu berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem, yaitu menjaga keanekaragaman jenis tumbuhan asli wilayah tersebut .

Selain itu, kata Mariyono, menurut para peneliti alam lingkungan, keberadaan kukang di alam juga membantu proses pengendalian hama bagi wilayah budidaya dan sekitarnya. “Saya berharap, ke depan pendidikan konservasi di tingkat dasar maupun lanjutan bisa dipelajari demi kelestarian alam dan lingkungan masyarakat,” pungkasnya.


Sumber berita : Radar Cirebon

Tanya Kukangku

Jangan Beli - #StopKekangKukang - Jangan Pelihara

Kukangku adalah gerakan kampanye penyelamatan dan pelestarian kukang dari ancaman kepunahan akibat perburuan, perdagangan dan pemeliharaan.

CLOSE

Lebih dari 150 individu kukang korban perburuan,  perdagangan dan eksploitasi pemelihara dirawat di Pusat Rehabilitasi  YIARI.

30% di antara mereka bernasib buruk sehingga tidak bisa kembali ke habitat alaminya. Sisa hidup mereka bergantung kepada perawatan yang diberikan pusat rehabilitasi agar sesuai dengan kesejahteraan satwa.

BANTU KUKANG INDONESIA

Donasi yang terkumpul akan membantu  konservasi kukang meliputi upaya penyelamatan, rehabilitasi, pelepasliaran dan perlindungan habitat.

CLOSE

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

CLOSE

LAPOR

CLOSE

Share to care :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on tumblr
Share on pocket
Share on pinterest
Share on email
Share on delicious
Share on telegram
Share on whatsapp

1.364 orang sudah bergabung menjadi #PenyelamatKukang

Yuk gabung menjadi bagian dari penyelamat & pelestari kukang Indonesia!

Saya berkomitmen untuk tidak membeli dan tidak memelihara kukang, serta bersedia menyebarluaskan pesan pelestarian kukang.

CLOSE

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on email
Share on pocket
Share on telegram

LAPOR

Pengembalian dan penyerahan sukarela kukang ke pusat rehabilitasi

Bantu kami untuk mendata lokasi sebaran habitat alami kukang

Lapor kejahatan perburuan, perdagangan, dan pemeliharaan kukang